Cerpen Cinta Sedih : Dekap Khayalan (Haruskah Kita Bersama) merupakan kisah cinta yang tidak pernah bersama, karena hanya dekapan cinta semata

Mungkin bukan jodoh dan takdirmu ,aku berfikir terus apa cinta itu,singkat cerita aku mencintai wanita tetapi wanita itu telah memiliki kekasih,sebut saja wanita itu “Cisa” ia adik kelas ku sewaktu aku masih di bangku SMA, ia cantik,manis,baik dan pintar yang buat ku tambah ngebet dengan dia karena pipinya tembem. Aku pria yang butuh cintanya,akan kah mungkin akau memilikinya? Huuuft..aku hanya bisa berharap dan menunggunya, kadang ku berfikir mengapa bodohnya aku hingga menunggu wanita tersebut ,seakan-akan tiada lagi wanita yang bisa mencintai aku setulus hati.
Aku coba bertahan dengan kisah ini, karena ku sangat mencintai Cisa. Hari demi hari ku menunggu Cisa yang memiliki kekasih, hal yang bodoh yang kulakukan untuk memilikinya. Aku pun meminta penjelasan kepada Cisa , aku sms dia dan bertanya “Cisa,apakah kau mencintaiku? Sampai kapan ku menunggu mu?”entah mengapa Cisa sangat lama membalas sms ku. Akhirnya,sejam kemudian Cisa pun membalas sms ku,ia menjawab “Aku gak tau bang, aku bingung dengan perasaan ku….Bang, sebaiknya abang jangan lagi berharap dan menunggu ku,aku bingung…! Aku udah punya pacar bang, kalau abang benar-benar sayang dengan Cisa, abg cari cewek lain ya…” Setelah ku membaca sms itu aku pun termenung, berbulan-bulan ku menunggu tapi perasaanku tidak dihargai.Aku lalu membalas smsnya dengan menjawab “Cis,kalau itu mau kamu okelah…aku kan berusaha mencintai wanita lain”
Setelah Cisa itu aku pun berusaha mencari wanita yang bisa mencintaiku,akhirnya ku temukan wanita yang bisa mencintaiku,namanya Ana anaknya agak mirip Cisa, bisa dech jadi tempat tuk melupakan Cisa, walau sebenarnya aku masih mencintai Cisa, dua bulan ku PDKTan dengan Ana, Akhirnya kutembak ana, Jadian dech….beberapa hari kemudian Cisa sms aku, aku pun terkejut dengan isi sms nya “Bang,putuskan Ana…Cisa cinta abg…Cisa udah putusin cowok Cisa bang” aku membacanya sangat terkejut jujur aku masih mencintai Cisa, tetapi aku sudah punya Ana, Aku bingung…aku terus berfikir tuk mencari jalan keluarnya ,aku memutuskan agar memilih Ana mungkin itu karma buat Cisa,mungkin ditakdirkan untuk tidak bersama dan mungkin hanya dekap khayalan semata…